Sosialisasi dan pembentukan posyandu remaja dilaksanakan pada (10/03) bertempat di Kantor Desa Taba Pasemah. Dihadiri oleh Kepala Puskesmas beserta jajarannya dan Kepala Desa Beserta Perangkat serta tamu undangan dari kalangan remaja.
Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. masa remaja adalah masa rentan dengan berbagai permasalahan. Mulai dari permasalahan dengan diri sendiri, keluarga, hingga permasalahan dengan perkembangan zaman.Oleh karena itu, perlu ada pendampingan dan pembinaan agar remaja tidak terjerumus pada hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Yang dikatakan remaja disini adalah yang memiliki rentang usia 10 sampai 18 tahun.
Menurut Ibu Kepala Puskesmas Kembang Seri “pembentukan posyandu remaja ini sangat penting unutk dibentuk karena didapatkan data bahwa 41,8 % laki-laki pada masa remaja sudah merokok”
Pada usia remaja, mereka mulai ingin mencoba-coba hal yang baru dan mulai sedikit menjauhi keluarga karena mereka cenderung lebih dekat dengan teman-temannya dan terkadang terjerumus dalam hal-hal yang negatif seperti merokok, narkoba dan berbagai perilaku penyimpangan lainnya. Pada usia remaja pula, banyak yang menikah. Hal itu dinamakan pernikahan dini.
Dengan adanya posyandu remaja diharapkan meningkatnya taraf kesehatan remaja maka akan meningkatkan kesehatan warga Desa khusunya dan warga Indonesia pada umumnya. Pada intinya akan terbentuk generasi penerus yang sehat dan berkualitas
Tidak hanya membawa manfaat bagi remaja, Posyandu Remaja juga memberikan bantuan kepada pihak keluarga dan masyarakat. Keluarga dan masyarakat akan terbantu dalam membentuk mental anak yang mampu berperilaku hidup bersih, sehat, dan memiliki keterampilan sosial yang baik sehingga anak dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara harmonis dan optimal untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.